Konsistensi Santri Ponpes Al-Qona’ah, Menjemput Berkah Lewat Tahajud Berjamaah
PP. Al-Qona'ah – Di saat sebagian besar penduduk masih terlelap dalam mimpi, suasana berbeda nampak di Pondok Pesantren Al Qonaah. Cahaya temaram lampu asrama dan derap langkah kaki yang tenang menuju masjid menjadi pemandangan rutin setiap dini hari. Para santri di sini memiliki agenda spiritual yang tak pernah putus menegakkan salat Tahajud dan Witir secara berjamaah.
Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 03.00 WIB ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan ruh dari pendidikan karakter di pesantren tersebut.
Prosesi ibadah dimulai dengan pelaksanaan salat Tahajud dua rakaat. Meski jumlah rakaatnya tergolong ringkas, kekhusyukan yang tercipta di dalam masjid terasa begitu mendalam menciptakan atmosfer syahdu yang menggetarkan hati para santri.
Setelah salam, kegiatan tidak langsung usai. Para santri kemudian menyambungnya dengan salat Witir tiga rakaat dan bacaan sayyidul istighfar sebagai penutup ibadah malam.
"Kami meyakini bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan kekuatan spiritual. Salat malam berjamaah ini adalah sarana kami melatih kedisiplinan dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sebelum memulai aktivitas belajar yang padat," ujar Hirzun Hashin rois amm pondok dalam sebuah kesempatan.
Bukan tanpa alasan ibadah ini dilakukan secara berjamaah setiap hari. Pihak pesantren menekankan beberapa nilai utama:
- Pembiasaan Diri: Melatih santri untuk bangun lebih awal agar terbiasa dengan pola hidup sehat dan produktif.
- Kekuatan Spiritual: Memberikan ketenangan batin bagi santri dalam menghafal Al-Qur’an dan mempelajari kitab kuning.
- Kebersamaan: Memupuk rasa solidaritas antar santri melalui barisan shaf yang rapat dan rapi.
Salah satu santri senior mengungkapkan bahwa awalnya bangun di sepertiga malam terasa berat, namun kini hal tersebut telah menjadi kebutuhan. "Ada yang hilang jika satu malam saja terlewat tanpa Tahajud berjamaah. Rasanya seperti kehilangan energi untuk menjalani hari," ungkap Abu Dzar Alghifari.
Kegiatan rutin ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Pesantren Al Qonaah tetap teguh menjaga tradisi pesantren salaf di tengah arus modernisasi. Dengan konsistensi menjalankan dua rakaat Tahajud dan tiga rakaat Witir, para santri diharapkan tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan spiritualitas yang kokoh.
Seiring kumandang selawat tarhim menjelang Subuh, para santri tetap berada di masjid, melanjutkan zikir dan doa, siap menyambut fajar dengan hati yang bersih dan semangat yang baru.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pembukaan KBM Semester Genap Pondok Pesantren Al Qona'ah
Selasa, 3 Januari 2023 Alhamdulillah liburan telah usai, hari dimana para santri untuk kembali menimba ilmu dipondok. Tepat pukul 20.00 WIB setelah jamaah isya', semua santri al qona'a
KEGIATAN AKHIR SEMESTER GANJIL SANTRI AL QONA'AH
Senin-Selasa, 5-13 Desember 2022 ~ Santri Pondok Pesantren Al Qona'ah telah melaksanakan Ujian Akhir Diniyah Semester Ganjil. Ujian berjalan dengan lancar. Tujuan diadakannya Ujian
Hari Guru Nasional 2022
Hari ini (Jum'at,25/11/2022) telah diadakan Upacara di Lembaga SMP Islamic Qon maupun SMK Islamic Qon dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2022. Ada hal yang berbeda dalam upaca